Keefektifan cooperative learning STAD dan GI ditinjau dari kemampuan berpikir kritis dan komunikasi matematis

 Sapitri Sapitri, Hartono Hartono

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan GI, dan (2) manakah yang lebih efektif antara kedua metode tersebut ditinjau dari kemampuan berpikir kritis dan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe STAD dan GI keduanya efektif. Tidak terdapat perbedaan keefektifan diantara keduanya  ditinjau dari kemampuan berpikir kritis dan kemampuan komunikasi matematis siswa pada pembelajaran himpunan di kelas VII.

Kata Kunci: STAD, GI, berpikir kritis, komunikasi matematis.

 

The Effectiveness of the Cooperative Learning STAD and GI in Terms of Critical Thinking and Mathematical Communication


Abstract

This study aims to describe: (1) the effectiveness of cooperative learning model of STAD type and GI, and (2) the more effective model between the two in terms of critical thinking skills and students' mathematical communication. This study is a quasi-experimental study with a pretest-posttest nonequivalent group design. The results show that cooperative learning of STAD type and GI approach are effective. There is no difference between them in terms of the effectiveness of critical thinking skills and the students’ mathematical communication skills  in the teaching of the material on sets to class VII.

Keywords: STAD, GI, critical thinking, mathematical communication

Keywords


STAD; GI; berpikir kritis; komunikasi matematis

Full Text:

PDF

References


Daud, A., & Suharjana, A. (2010). Modul matematika SMP program bermutu (Kajian kritis dalam pembelajaran matematika di SMP). Yogyakarta. PPPPTK Matematik.

Isjoni & Ismail, M.A. (2008). Model-model pembelajaran mutakhir. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Johnson, D. W., & Johnson, R.T. (2002). Cooperative Learning methods: A Meta-Analysis. University of Minnesota. Diambil pada tanggal 2 November 2012, dari www.cimt.plymouth.ac.uk/journal.pdf

Lindquist, M.M., dan Elliott, P.C. (1996). Communication-an imperative for change: a conversation With Mary Lindquist. Dalam P.C Elliot dan M.J Kenney (Eds).Yearbook. Communication in Mathematics, K-12 and Beyon,1-10. Reston: NCTM, INC.

Mahmudi, A. (2009). Komunikasi dalam pembelajaran matematika. Makalah Termuat pada Jurnal MIPMIPA UNHALU, ISSN 1412-2318.

Masykur, M., & Fathani, A.H. (2009). Mathematical intelligence (Cara cerdas melatih otak dan menanggulangi kesulitan belajar). Yogyakarta: Ar-ruzz media.

Muabuai, Y. (2010). Pembelajaran geometri melalui model kooperatif tipe studen team achievment division (STAD) berbasis program cabri geometry II plus dalam upaya peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Tesis Magister, tidak diterbitkan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Peraturan Menteri Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusan.

Peraturan Menteri Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Peressini, D dan Bassett, J. (1996). Mathematical communication in students responsesto a perfomance-assesment task. Dalam P.C Elliot and M.J Kenney (Eds). Yearbook. Communication in Mathemtics, K-12 and Beyond , 146-158. Reston: NCTM, Inc.

Sanjaya, W. (2006). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Shadiq, F. (2008). Bagaimana cara mencapai tujuan pembelajaran matematika di SMK?. Yogyakarta: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika, Departemen Pendidikan Nasional.

Slavin, R.E. (2009). Cooperative learning: teori, riset, and praktik. (Terjemahan Nurulita). Bandung: Nusa Media. (Buku asli diterbitkan tahun 2005).

Suherman, E., dkk. (2001). Strategi pembelajaran matematika kontemporer. Bandung: Jurusan Pendidikan Matematika UPI.

Syarifuddin. (2011). Pengaruh penerapan pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW dan tipe GI terhadap ketercapaian kompetensi dan kemampuan komunikasi matematika siswa di SMA. Tesis Magister, tidak diterbitkan, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.

Trianto. (2009). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif (konsep, landasan, dan implementasinya pada kurikulum tingkat satuan pendidikkan (KTSP). Jakarta: Kencana.

Warsa, N. (2010). Meningkatkan kemampuan penalaran dan komunikasi matematis siswa SMA melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD dan JIGSAW dengan pendekatan kontekstual karakter. Tesis Magister, tidak diterbitkan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Wichelt, L., & Kearney, N.E. (7 Januari 2009). Communication: a vital skill of mathematics. Action Research Projects. Paper 18. Department of Mathematics University of Nebraska. Lincoln. Diambil pada tanggal 26 juli 2013, dari http://digitalcommons.unl.edu/mathmidactionresearch/18




DOI: https://doi.org/10.21831/jrpm.v2i2.7346

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Jurnal Riset Pendidikan Matematika



Jurnal Riset Pendidikan Matematika indexed by:

Creative Commons License
Jurnal Riset Pendidikan Matematika by http://journal.uny.ac.id/index.php/jrpm/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

All rights reserved. p-ISSN 2356-2684 | e-ISSN 2477-1503

View My Stats