Remediasi Miskonsepsi menggunakan Pendekatan Deep Learning dan KIT Gelombang dan Termodinamika

Authors

DOI:

https://doi.org/10.21831/jpms.v14i1.93212

Keywords:

Deep learning, KIT, Miskonsepsi, Termodinamika

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meremediasi miskonsepsi pada materi termodinamika melalui penerapan pendekatan deep learning yang dipadukan dengan KIT gelombang dan termodinamika. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan one-group pretest–posttest design pada satu kelompok eksperimen dan dua kelompok replikasi. Identifikasi miskonsepsi dilakukan menggunakan Three-tier diagnostic test yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami miskonsepsi yang cukup tinggi pada konsep suhu, hukum I termodinamika, dan hukum II termodinamika sebelum perlakuan. Setelah pembelajaran, jumlah miskonsepsi menurun secara signifikan. Nilai N-gain berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan uji hipotesis mengonfirmasi penurunan tingkat miskonsepsi secara statistik. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran dengan penerapan deep learning dan penggunaan KIT gelombang dan termodinamika efektif meningkatkan pemahaman konsep serta mengurangi miskonsepsi siswa.

Author Biographies

Adinda Putri Balqis Mokodongan, Universitas Negeri Gorontalo

merupakan mahasiswa S1 Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Gorontalo. Penulis dapat dihubungi melalui email: adindaputrimokodongan@gmail.com

Asri Arbie, Universitas Negeri Gorontalo

merupakan dosen di FMIPA, Universitas Negeri Gorontalo. Penulis dapat dihubungi melalui: asriarbie@ung.ac.id

Lukman Samatowa, Universitas Negeri Gorontalo

merupakan dosen di FMIPA, Universitas Negeri Gorontalo. Penulis dapat dihubungi melalui: lukman.samatowa@ung.ac.id

References

Alonemarera, A. S. (2020). Identifikasi miskonsepsi mahasiswa pendidikan biologi pada materi genetika menggunakan certainty of response indeks (CRI). Jurnal Biotek, 8(2), 109-122. http://journal.uinalauddin.ac.id/index.php/biotek/index

Assimi, E., Idrissi, R. J., Zerhane, R. & Boubih, K. (2022). The use of three-tier diagnostic test to investigate conceptions related to cell biology concepts among pre-servie teachers of life and earth science. Journal of Biological Education. 58, 864-891. https://doi.org/10.1080/00219266.2022.2134175

Andayanie, L. M., Adhantoro, M. S., Purnomo, E., & Kurniaji, G. T. (2025). Implementation of deep learning in education: towards mindful, meaningful, and joyful learning experiences. Journal of Deep Learning, 1(1), 47-56.

https://journals2.ums.ac.id/index.php/jl

Anggraini, S. N., & Martitik, D. A. (2025). Tes diagnostik miskonsepsi siswa kelas IX SMP pada materi reaksi-reaksi kimia melalui three–tier test. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, 5(4), 1520–1530.

https://doi.org/10.53299/jagomipa.v5i4.2890

Atiqoh, K. S. N., & M, Hafiz. (2021). Miskonsepsi mahasiswa pada induksi matematika menggunakan certainty of response index (CRI). Jurnal Padegogik, 4(2), 43–51.

https://doi.org/10.35974/jpd.v4i2.2536

Budiasningrum, R. S., Setiawan, J., & Efendi, A. S. (2025). Pentingnya pemilihan metode pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar peserta didik. Educational: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 5(2), 295-304.

https://jurnalp4i.com/index.php/educational

Cahyani, N., Auliah, A., & Majid, A. F. (2024). Application of two-tier multiple choice assessment equipped with certainty of response index as a misconception diagnosis instrument in chemistry learning. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 12(1), 13–21. http://journal.uny.ac.id/index.php/jpms

Eğmir, E. & Ocak, İ. (2020). The relationship between teacher candidates’ critical thinking dtandards and reflective thinking skills. International Journal of Progressive Education, 16(3), 156–170.

https://doi.org/10.29329/ijpe.2020.248.12

Filandari, M., Wiwit, W., Rohiat, S., & Krisandini, T. (2025). Pengembangan komponen instrumen terpadu (KIT) praktikum pada materi larutan penyangga. Chemistry Education Practice, 8(1). 1–10.

https://doi.org/10.29303/cep.v8i1.8065

Fitriani, A., Santiani. (2025). Analisis literatur: pendekatan pembelajaran deep learning dalam pendidikan. Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU), 2(3), 50-57.

https://doi.org/10.61722/jinu.v2i3.4357

Foroushani, S. (2019). Misconceptions in engineering thermodynamics: A review. International Journal of Mechanical Engineering Education. 47(3). 195-209.

10.1177/0306419018754396

Gericke, N., Högström, P., & Wallin, J. (2023). A systematic review of research on laboratory work in secondary school. Studies in Science Education, 59(2), 245–285.

https://doi.org/10.1080/03057267.2022.2090125

Hidayah, B., & Hulyana, I. (2025). Strategi pendekatan pembelajaran deep learning dalam meningkatkan kompetensi berpikir kritis dan kreatif di era digital. Jurnal Ilmu Manajemen Pendidikan, 4(2), 113-121.

https://doi.org/10.52431/manajeria.v2i2

Husna, K., Lubis, T., Siregar, F. H., & Nasution, A. F. (2025). Eksplorasi peran guru dalam pemilihan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa. Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain, 2(3), 107-118.

https://doi.org/10.62383/realisasi.v2i3.735

Izzati, N. K. (2021). Misconception profile of students on static fluid material using the four-tier diagnostic test. Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika, 6(1), 44-51.

10.36709/jipfi.v6i1.15851

Kamilah, I., & Louise, I. S. Y. (2025). Pengaruh praktikum green chemistry terhadap keterampilan proses sains dan kesadaran lingkungan pada materi faktor laju reaksi. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 13. 247–259.

https://doi.org/10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.89688

Kusuma, P. N., & Suardana, I. N. (2025). The profile of science misconception remediation efforts: a systematic literature review. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(5), 73–85. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i5.11201

Kusuma, P. N. & Redhana, I. W. (2025). Exploring the trends and strategies of physics misconception remediation: a systematic literature review. EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika, 10(2), 296–310.

https://doi.org/10.59052/edufisika.v10i2.44622

Mar’ussifa, R., Ramdani, A., & Zulkifli, L. (2024). Pengaruh metode tutor teman sebaya perbantuan media brosur terhadap pemahaman konsep dan sikap ilmiah siswa pada materi ekosistem. Journal of Classroom Action Research, 6(4), 844-852.

https://doi.org/10.29303/jcar.v6i4.7192

Mubarak, S., Susilaningsih, E., & Cahyono, E. (2016). Pengmbangan tes diagnostik three tier multiple choice untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik Kelas XI. Journal of Innovative Science Education, 5(2), 101-110.

http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jise

Molamahu, D., Buhungo, T. J., Payu, C. & Arbie. (2025). The influence of the problem based learning (PBL) model assisted by PhET Simulation on students' learning outcomes in parabolic motion material. Kasuari: Physics Education Journal (KPEJ) Universitas Papua, 8(1), 133-146. https://journalfkipunipa.org/index.php/kpej

Mufti, M. B., & Sunarti, T. (2024). Identifikasi miskonsepsi siswa materi usaha dan energi menggunakan five tier diagnostic test. Inovasi Pendidikan Fisika, 13(3), 191-200.

https://doi.org/10.26740/ipf.v13n3.p191-200

Nesri, F. D. P., & Kristanto, Y. D. (2020). Pengembangan modul ajar berbantuan teknologi untuk mengembangkan kecakapan abad 21 siswa. Aksioma: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9(3), 480-492.

https://doi.org/10.24127/ajpm.v9i3.2925

Nugraha, M. T., & Hasanah, A. (2021). Membentuk karakter kepemimpinan pada peserta didik melalui pendekatan pembelajaran deep learning. Al-Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam, 3(1), 15-23. https://doi.org/10.36378/al-hikmah.v3i1.1026

Nurlailah & Julkifli, J. (2025). Strategi pembelajaran deep learning dalam mengembangkan karakter bernalar kritis berbasis profil pelajar pancasila pada siswa kelas V SDN 1 Dompu. Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 6(2), 273–278.

https://doi.org/10.53299/diksi.v6i2.2120

Pratama, F. I., Rohaeti, E., & Laksono, E. W. (2025). Innovation of the LIRACLE Model: Case of Gajah Wong River Pollution by Pb Metal. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 13(2), 207–214. https://doi.org/10.21831/jpms.v13i2.84783

Pratama, D. (2025). A reduction in undergraduate misconceptions on AC circuits through interactive simulations. Kasuari: Physics Education Journal, 8(1). 272-284.

https://journalfkipunipa.org/index.php/kpej

Rahayu, S., Harjono, A., & Gunada, I. W. (2019). Pelatihan penggunaan KIT IPA bagi guru dan siswa SMP N 1 Sakra Lotim. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia, 1(1), 11-13. https://doi.org/10.29303/jpmsi.v1i1.4

Rahmawati, L., & Hardini, A. T. A. (2020). Pengaruh model pembelajaran inquiry berbasis daring terhadap hasil belajar dan keterampilan berargumen pada muatan pembelajaran IPS di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 4(4), 1035–1043.

https://jbasic.org/index.php/basicedu

Resbiantoro, G., & Setiani, R. (2022). A Review of Misconception in Physics: The Diagnosis, Causes, and Remediation. Journal of Turkish Science Education, 19(2), 403-427.

10.36681/tused.2022.128

Santoso, A. N., & Setyarsih, W. (2021). Liteatur review: miskonsepsi fisika peserta didik SMA dan instrumen diagnosisnya. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online, 9(1), 34-44. http://jurnal.fkip.untad.ac.id/index.php/jpft

Sari, R. T. & Angraeni, S. (2017). Ketersediaan dan pemanfaatan media Komponen Instrumen Terpadu (KIT) IPA di SD Negeri Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 2(2), 234-242. http://efektor.unpkediri.ac.id

Sekarni, T. S., Wiyono, K. & Muslim, M. (2021). Analisis pemahaman konsep termodinamika dengan CRI berbantuan CBT siswa SMA Negeri 21 Palembang. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 1(1). https://repository.unsri.ac.id/51201/

Siregar, T., & van Keulen, H. Deep learning approach to learning in elementary school (SD). Journal of STEM Education, 2(2), 1-37.

https://doi.org/10.5281/zenodo.17982973

Sudjana, M. A. (2005). Metode Statistika. Tarsito.

Suwandi, Putri, R., & Sulastri. (2024). Inovasi pendidikan dengan menggunakan model deep learning di Indonesia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik (JPKP), 2(2), 69–77.

https://doi.org/10.61476/186hvh28

Tsuraya, F. G., Rachman, J. Z., Fadli, M., Zidani, R. F., & Khoiriyah, U. (2025). Peran deep learning dalam meningkatkan efektivitas sistem pendidikan pada sekolah dasar dan menengah: kajian untuk rekomendasi kebijakan nasional. Al-Munawwarah: Jurnal Pendidikan Islam, 17(2), 30-52. https://doi.org/10.35964/munawwarah.v17i1.423

Walker, R. M., James, O., & Brewer, G. A. (2017). Replication, experiments and knowledge in public management research. Public Management Review, 19(9), 1221–1234.

https://doi.org/10.1080/14719037.2017.1282003

Yacek, D. W. (2020). Should education be transformative? Journal of Moral Education, 49(2), 257–274. https://doi.org/10.1080/03057240.2019.1589434

Yusrizal & Halim, A. (2017). The effect of one-tier, two-tier, and three-tier diagnostic test toward the students' confidence and understanding toward the concepts of atomic nuclear. Unnes Science Education Journal, 6(2), 1593-1600.

http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/usej

Downloads

Published

2026-01-14

How to Cite

Mokodongan, A. P. B., Arbie, A., & Samatowa, L. (2026). Remediasi Miskonsepsi menggunakan Pendekatan Deep Learning dan KIT Gelombang dan Termodinamika. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 14(1), 191–202. https://doi.org/10.21831/jpms.v14i1.93212

Citation Check