PENERAPAN MANAJEMEN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH STUDI KASUS DI DUA SEKOLAH

 Siti Nurnisa Dewanta, Udik Budi Wibowo

Abstract


Tujuan penelitian ini: (1) mengenali bentuk konflik di sekolah, (2) mengetahui bagaimana sekolah mengelola konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Teknik dalam pengumpulan data: menggunakan penelusuran dokumen, arsip, wawancara, dan observasi partisipan. Wawancara dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru-guru, peserta didik, dan alumni. Pengamatan langsung dilakukan untuk mendalami manajemen konflik di setiap sekolah. Hasil penelitian: (1) konflik yang terjadi diantara para peserta didik, individu atau kelompok bisa berwujud bullying, perkelahian atau tawuran. (2) konflik yang terjadi antara peserta didik disebabkan perbedaan persepsi, tujuan dan ketergantungan antara mereka. (3) konflik antara peserta didik - guru berwujud sikap tidak sopan, mengabaikan pelajaran, ancaman fisik terhadap guru. (4) konflik antara guru - peserta didik, karena ketidaksiapan guru menerima sikap kritis, serta ketidaksamaan persepsi dan tujuan. (5) kekolah menyelesaikan konflik dengan cara: mendatangkan tokoh, menciptakan konflik baru, penerapan progam-program sekolah untuk membangun komitmen, komunikasi yang terbuka dan keakraban satu sama lain. (6) untuk menyelesaikan konflik, guru harus membangun komunikasi & keakraban dengan peserta didik, memudahkan penyelesaian konflik diantara mereka.

Kata kunci: konflik, resolusi konflik, manajemen konflik berbasis sekolah


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/amp.v2i1.2412

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2014 Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Our journal indexed by:



ISSN 2337-7895 (print) || ISSN 2461-0550 (online)


View Journal Statistics