STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KERAJINAN TENUN IKAT DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT

Wilma Latuny, , Indonesia
Daniel Bunga Paillin, , Indonesia

Abstract


Industri kerajinan tenun ikat merupakan usaha turun temurun dan berkemang sejak dahulu sebagai sumber pendapatan masyarakat Maluku Tenggara Barat (MTB). Penelitian pada industri ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang digunakan untuk membuat rumusan strategi pengembangan.

Hasil penelitian terhadap 83 unit usaha binaan dinas perindustrian MTB menunjukkan faktor internal berupa kekuatan dari industri kerajinan tenun ikat di Kabupaten Maluku Tenggara Barat didominasi oleh pangsa pasar yang masih luas dan keterampilan serta keuletan dari pekerja industri sedangkan kelemahan yang timbul yaitu sulitnya akses pembiayaan dan kebanyakan pengrajin masih menggunakan alat tenun tradisional sehingga kapasitas produksi yang dihasilkan rendah. Untuk faktor eksternal peluang dari industri ini adalah kemungkinan dikembangkan menjadi komoditi unggulan daerah sedangkan yang menjadi ancaman bagi industri adalah kebijakan yang lebih bersaing dari Kabupaten lain yang memiliki industri sejenis.

Rumusan strategi pengembangan industri kerajinan tenun antara lain melakukan diversifikasi konsentrik, pengembangan pasar dan kerjasama penggabungan usaha antar unit-unit usaha sejenis. 

Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Industri Kerajinan Tenun Ikat.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.