Pelatihan dan Pendampingan Petani dalam Budidaya Pertanian Organik dan Digital Marketing Sebagai Solusi Permasalahan Biaya Produksi dan Pemasaran Hasil Pertanian Di Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo

Authors

  • Tien Aminatun Universitas Negeri Yogyakarta https://orcid.org/0000-0001-7428-0250
  • Rizka Apriani Putri Universitas Negeri Yogyakarta
  • Ponty Sya'banto Putra Hutama Universitas Negeri Yogyakarta
  • Rahmatul Irfan Universitas Negeri Yogyakarta
  • Suhartini Universitas Negeri Yogyakarta

Abstract

Kelurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo  merupakan wilayah agraris, sehingga mayoritas matapencaharian masyarakat Bugel adalah sebagai petani. Berdasar hasil wawancara dengan perangkat desa, permasalahan yang dihadapi petani adalah adanya pengurangan subsidi bahan pertanian seperti pupuk dan pestisida oleh pemerintah sehingga harga bahan-bahan pertanian tersebut menjadi mahal. Permasalahan berikutnya yang diperoleh berdasarkan hasil survei dengan pengamatan di lapangan dan wawancara dengan perangkat desa adalah masalah pemasaran. Selama ini pemasaran hanya tergantung pada pedagang yang masuk ke Bugel (tengkulak) sehingga harga di tingkat petani seringkali sangat rendah. Berdasar analisis situasi di atas dan dengan dukungan referensi, maka  tujuan dari kegiatan PkM Mbangun Desa ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para petani Kalurahan Bugel dalam hal; (1) teknologi pembuatan pupuk organik yang benar dan memenuhi standar sebagai substitusi pupuk kimia sintetik yang harganya semakin memberatkan petani; dan (2) strategi pemasaran hasil panen dengan digital marketing sehingga memperpendek alur distribusi dan semakin mendekatkan petani kepada konsumen.

Kegiatan pematerian dan pelatihan dilaksanakan selama 2 hari. Secara umum peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang diberikan. Hal ini juga didukung oleh survey kepuasan pelanggan dengan penilaian yang baik dari peserta. Kegiatan pelatihan pembuatan pupuk kompos sudah menampakkan hasil yang cukup signifikan, dan petani telah mengaplikasikan ke lahan sawah mereka. Berdasarkan hasil laboratorium diketahui bahwa kompos yang dihasilkan dari kegiatan PkM ini memiliki kandungan zat hara yang penting untuk tanaman dan telah  sesuai dengan standar SNI. Namun demikian, produk pupuk kompos organic tersebut masih perlu dioptimasikan terutama dalam mencapai kadar air dan kadar lengas yang diharapkan. Berdasar hasil yang telah didapatkan, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini telah berhasil; (1) Mengenalkan masyarakat pada teknik pembuatan kompos secara sederhana dengan memanfaatkan limbah pertanian di sekitar sawah dan ladang warga serta menghasilkan kompos yang sesuai dengan standar SNI dan (2) Melaksanakan pelatihan digital marketing yang dapat dimanfaatkan warga untuk penjualan hasil bumi dan pertanian warga di Kelurahan Bugel.

 

Author Biographies

Tien Aminatun, Universitas Negeri Yogyakarta

Department of Biology

Rizka Apriani Putri, Universitas Negeri Yogyakarta

Biology Study Program

Ponty Sya'banto Putra Hutama, Universitas Negeri Yogyakarta

Faculty of economics and business

Rahmatul Irfan , Universitas Negeri Yogyakarta

Faculty of engineering

Suhartini, Universitas Negeri Yogyakarta

Biology study program

Downloads

Published

2026-09-18

How to Cite

Aminatun, T., Rizka Apriani Putri, Ponty Sya’banto Putra Hutama, Rahmatul Irfan, & Suhartini. (2026). Pelatihan dan Pendampingan Petani dalam Budidaya Pertanian Organik dan Digital Marketing Sebagai Solusi Permasalahan Biaya Produksi dan Pemasaran Hasil Pertanian Di Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA Dan Pendidikan MIPA, 10(2), 104–108. Retrieved from https://journal.uny.ac.id/index.php/jpmmp/article/view/96242