Pelatihan Pembuatan Bioplastik Berbahan Dasar Selulosa Nanokristalin bagi Guru-Guru Sekolah Adiwiyata di Kota Yogyakarta sebagai Upaya Penanggulangan Sampah Plastik

Authors

  • Rita Prasetyowati 081328742822
  • Mona Sari
  • Ariswan
  • Supardi
  • suparno
  • Wipsar Sunu Brams Dwandaru
  • Riza Ariyani Nur Khasanah

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019, Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia. dengan 3,21 juta metrik ton/tahun Sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/ tahun dimana 3,2 juta ton di antaranya merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut. Selain itu, kantong plastik yang dibuang ke lingkungan sebanyak 10 miliar lembar per tahun atau sebanyak 85.000 ton kantong plastik. Sampah plastik dapat bertahan hingga bertahun-tahun sehingga menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan. Plastik mempunyai sifat sulit terdegradasi (nonbiodegradable) dan diperkirakan membutuhkan 100 hingga 500 tahun untuk dapat terurai dengan sempurna . Oleh karena itu perlu dicari kemasan alternatif yang aman bagi kesehatan serta ramah lingkungan untuk dapat menggantikan plastik. Salah satu solusinya ialah dengan menggunakan bioplastik. Bioplastik adalah plastik yang mudah untuk terurai (degradable) dengan baik oleh mikroorganisme maupun oleh cuaca. Salah satu SMA di lingkungan provinsi DIY yang konsisten menjalankan program Sekolah Adiwiyata adalah SMAN 5 Yogyakarta. Sekolah ini menerapkan budaya peduli lingkungan sekolah, tidak sekedar bersih-bersih sampah saja namun para warga sekolah terutama guru dan siswa memahami terkait pengelolaan sampah. Adapun tujuan dari kegiatan program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Dosen  Berkegiatan di Luar Kampus (DLK) ini adalah memberikan sosialisasi dan pelatihan tentang pembuatan bahan bioplastik berbahan dasar selulosa nanokristalin dari limbah ampas teh sebagai upaya penanggulangan sampah plastik di lingkungan SMAN 5 Yogyakarta dan memberikan pelatihan tentang aplikasi bahan bioplastik berbahan dasar selulosa nanokristalin  dari ampas teh sebagai alternatif pembungkus makanan. Kegiatan sosialisasi di sekolah ini mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) 3 dan IKU 5 masing-masing terkait dosen berkegiatan di luar kampus (DLK) dan hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat dan mendukung terlaksananya kurikulum MBKM. Adapun Sasaran kegiatan adalah guru-guru di sekolah Adiwiyata Kota Yogyakarta. Jumlah guru sebagai peserta pelatihan ini sebanyak 15 orang.

Downloads

Published

2026-09-18

How to Cite

Prasetyowati, R., Mona Sari, Ariswan, Supardi, suparno, Wipsar Sunu Brams Dwandaru, & Riza Ariyani Nur Khasanah. (2026). Pelatihan Pembuatan Bioplastik Berbahan Dasar Selulosa Nanokristalin bagi Guru-Guru Sekolah Adiwiyata di Kota Yogyakarta sebagai Upaya Penanggulangan Sampah Plastik. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA Dan Pendidikan MIPA, 10(2), 96–103. Retrieved from https://journal.uny.ac.id/index.php/jpmmp/article/view/95987