Pengelolaan Sampah Residu Sebagai Pendukung Pengembangan Implementasi Predikat Sekolah Adiwiyata

Authors

  • Siti Marwati Universitas Negeri Yogyakarta
  • Sukisman Purtadi Universitas Negeri Yogyakarta https://orcid.org/0000-0002-7268-1832
  • Erfan Priyambodo
  • Das Salirawati Universitas Negeri Yogyakarta
  • Jaslin Ikhsan Universitas Negeri Yogyakarta

Abstract

Adiwiyata merupakan program Kementerian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka penerapan Kesepakatan Bersama antara Menteri Negara Lingkungan Hidup dengan Menteri Pendidikan Nasional. Program ini disambut baik oleh sekolah-sekolah untuk menciptakan sekolah yang ramah lingkungan. Beberapa sekolah di Indonesia telah meraih predikat sebagai sekolah adiwiyata dari tingkat kabupaten sampai adiwiyata mandiri. Sekolah dengan predikat adiwiyata mempunyai beberapa program untuk menyelesaiakn permasalahan lingkungan dalam lingkup sekolah. Program-program tersebut antara lain daur ulang limbah, bank sampah, keanekaragaman hayati, biopori, toga dan lain-lain. Salah satu permasalahan yang belum terselesaikan adalah pengelolaan sampah residu. Sampah residu merupakan sampah yang tidak dapat digunakan (reuse) atau diolah (recycle) maupun untuk dijadikan kompos dan biasanya sudah tidak memiliki nilai ekonomis. Sampah residu yang banyak dihasilkan di lingkungan sekolah adalah limbah pembalut wanita, tisu, masker, dan limbah kantin. Oleh karena itu diperlukan suatu upaya untuk pengelolaan sampah residu di sekolah untuk program keberlanjutan dari predikat sekolah adiwiyata. Upaya yang telah dilakukan adalah pemberian pelatihan dan bimbingan teknis kepada guru pendamping kader adiwiyata dan kadernya. Hasil pelatihan yang diperoleh adalah lebih dari 80% peserta pelatihan telah menguasai konsep sampah residu dan pengelolaannya

Downloads

Published

2026-09-18

How to Cite

Marwati, S., Purtadi, S., Priyambodo, E., Salirawati, D., & Ikhsan, J. (2026). Pengelolaan Sampah Residu Sebagai Pendukung Pengembangan Implementasi Predikat Sekolah Adiwiyata. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA Dan Pendidikan MIPA, 10(2), 109–114. Retrieved from https://journal.uny.ac.id/index.php/jpmmp/article/view/100577