Achmad Rafi’ud Darajat, UGM, Indonesia
Fatchan Nurrochmad, , Indonesia
Rachmad Jayadi, , Indonesia



Irigation channel of Boro is the infrastructure that functions to irrigated water in Boro irrigation area from mier to the paddy fields. The maximum level in this process will be influenced to how the efficiency of channel to irrigate water. The aim of the research was to analyze the efficiency and loose of water. This research was conducted in primary, secondary, and tertiary in Boro irrigation area.The efficency of the irrigation channel was analyzed with  compairing the rate of flow out water with the rate of flow in water throught. Meanwhile the loose of water was analyzed with counting the evaporation, infiltration, and stream leakage in channel. The data used in this study are primary data in the form of data flow rate obtained from measurements of the flow in the channel. The result shown that the total efficiency of irrigation channel in Boro irrigation area was 47.61%. The loss is caused by infiltration of 31.99%, evaporation 0.21%, and due to leakage is 67.80%. The loss of water in the channel is largely due to the large number of damaged channel lining, the presence of channel sedimentation and the use of flow for non-irrigation activities.


Keywords : Efficiency, Evaporation, Infiltration, Water Loss.



Saluran irigasi Boro merupakan infrastruktur pengairan Daerah Irigasi Boro yang berfungsi untuk mengalirkan air dari bendung menuju petak sawah. Capaian maksimal dalam proses penghantaran ini akan dipengaruhi oleh seberapa besar efisiensi saluran untuk mengalirkan air tersebut. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis besarnya efisiensi dan kehilangan air di Saluran. Penelitian ini dilakukan pada saluran primer, sekunder dan tersier di Daerah irigasi Boro. Efisiensi pada saluran irigasi dianalisis dengan menbandingkan antara besar debit input pada saluran dengan debit output saluran. Sedangkan untuk kehilangan air di saluran irigasi dianalisis dengan menghitung besarnya evaporasi, infiltrasi, dan kebocoran pada saluran. Data data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer berupa data kecepatan aliran yang diperoleh dari pengukuran tampang aliran di saluran. Hasilnya menunjukan bahwa efisiensi total saluran irigasi di Daerah Irigasi Boro adalah 47,61 %. Kehilangan tersebut disebabkan oleh infiltrasi 31,99 %, evaporasi 0,21 %, dan karena kebocoran adalah 67,80%. Kehilangan air di saluran sebagian besar disebabkan oleh banyaknya lining saluran yang rusak, adanya sedimentasi di saluran serta penggunaan aliran untuk kegiatan non irigasi.


Kata kunci : Efisiensi, Evaporasi, Infiltrasi, Kehilangan air.

Full Text:




  • There are currently no refbacks.

Copyright (c) 2022 Achmad Rafi’ud Darajat, Fatchan Nurrochmad, Rachmad Jayadi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Publisher:                   Co-Publisher:

Indexed by:

Supported by:
Jurnal Ilmiah Magister Managemen

Social Media:

 Online (e-ISSN): 2528-388X  || Printed (p-ISSN): 0216-762X

Lisensi Creative Commons
INERSIA by was distributed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.