Peran seni musik dalam penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila pada siswa SMP di Kota Yogyakarta

Authors

  • Panca Putri Rusdewanti Universitas Negeri Yogyakarta
  • Heni Kusumawati Universitas Negeri Yogyakarta
  • Fu’adi Fu’adi Universitas Negeri Yogyakarta
  • Drijastuti Jogjaningrum Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.21831/imaji.v24i1.96473

Keywords:

seni musik, Profil Pelajar Pancasila, penguatan karakter, Kurikulum Merdeka, Yogyakarta

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis seni musik dalam penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila (P5) pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Yogyakarta. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi kontribusi pembelajaran musik terhadap pengembangan dimensi-dimensi kunci P5, meliputi gotong royong, kreatif, dan bernalar kritis. Pengumpulan data dilakukan memakai pendekatan metode campuran (mixed methods), yang mencakup penyebaran kuesioner kepada 50 siswa, wawancara mendalam terhadap 5 guru seni musik, dan observasi partisipatif di 5 sekolah. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa aktivitas musik kolaboratif, seperti ansambel dan paduan suara, secara signifikan meningkatkan karakter gotong royong (85% atau sangat tinggi). Selain itu, pembuatan aransemen lagu daerah Yogyakarta terbukti memicu kreativitas (78%/tinggi), sementara analisis lirik lagu daerah memperkuat kemampuan bernalar kritis siswa (72%/tinggi). Penelitian ini unik karena mengintegrasikan musik lokal Yogyakarta dalam penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila (P5).

Kata kunci: Seni musik, Profil Pelajar Pancasila, penguatan karakter, Kurikulum Merdeka, Yogyakarta

 

The role of musical arts in strengthening the character of the Pancasila Student Profile among junior high school students in Yogyakarta City

 

Abstract

This study aims to examine the strategic role of music arts in strengthening the character dimensions of the Profil Pelajar Pancasila (Pancasila Student Profile/P5) among junior high school students in Yogyakarta City. The primary focus of this study is to identify the contributions of music learning to the development of key P5 dimensions, namely gotong royong (mutual cooperation), creativity, and critical reasoning. Data were collected using a mixed-methods approach, including questionnaires distributed to 50 students, in-depth interviews with five music arts teachers, and participatory observations conducted in five schools. The findings reveal that collaborative music activities, such as ensembles and choirs, significantly enhance students’ sense of gotong royong (85%, categorized as very high). In addition, creating arrangements of Yogyakarta regional songs fosters creativity (78%, categorized as high), while analyzing the lyrics of regional songs strengthens students’ critical reasoning skills (72%, categorized as high). This study is distinctive in integrating Yogyakarta’s local musical traditions into efforts to strengthen the character dimensions of the Profil Pelajar Pancasila.

Keywords: Music arts, Profil Pelajar Pancasila, character strengthening, Merdeka Curriculum, Yogyakarta

References

Abrahams, F., & Head, P. D. (2020). The Oxford handbook of critical improvisation studies: Critical pedagogy for music education. Oxford University Press.

Budimansyah, D. (2021). Pendidikan karakter di era disrupsi: Tantangan dan peluang kurikulum merdeka. Widya Aksara.

Campbell, P. S. (2018). Music, education, and diversity: Bridging cultures and communities. Teachers College Press.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Darsono, P. (2019). Gamelan dan pendidikan karakter: Representasi nilai sosial dalam musik tradisional. ISI Press.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2024). The SAGE handbook of qualitative research (6th ed.). SAGE Publications.

Dewantara, K. H. (2013). Pemikiran, konsepsi, keteladanan, sikap merdeka (pendidikan). Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa.

Hidayatullah, M. S. (2020). Psikologi seni musik: Teori dan implementasi dalam pendidikan. Rajawali Pers.

Lickona, T. (2013). Educating for character: Mendidik untuk membentuk karakter (J. A. Wamaungo, Trans.). Bumi Aksara.

Mulyasa, E. (2023). Implementasi kurikulum merdeka: Transformasi pendidikan menuju profil pelajar Pancasila. Bumi Aksara.

Pratama, A. R., & Setyawan, B. (2022). Internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran seni musik di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Seni Musik, 11(2), 145–158.

Sudarsono, P. (2021). Estetika musik tradisional Yogyakarta sebagai media pendidikan karakter di sekolah. Jurnal Seni Budaya Dewaruci, 9(1), 22–35.

Supriyadi, S. (2019). Peran lagu daerah dalam membentuk karakter gotong royong pada siswa SMP di Kota Yogyakarta. Jurnal Kajian Seni, 6(1), 88–102.

Wulandari, N. D. (2023). The fading of the existence of Pancasila values towards the rise of Korean wave in Indonesia. Indonesian Journal of Pancasila and Global Constitutionalism, 2(1), 59–84. https://doi.org/10.15294/ijpgc.v2i1.65167

Downloads

Published

30-04-2026

How to Cite

Rusdewanti, P. P., Kusumawati, H., Fu’adi, F., & Jogjaningrum, D. (2026). Peran seni musik dalam penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila pada siswa SMP di Kota Yogyakarta. Imaji: Jurnal Seni Dan Pendidikan Seni, 24(1), 11–17. https://doi.org/10.21831/imaji.v24i1.96473

Issue

Section

Articles