Edukasi Anti Kekerasan Terhadap Peserta Didik Sebagai Upaya Preventif, Kesadaran Pelaporan, dan Penguatan Karakter di Lingkungan Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.21831/foundasia.v17i1.96029Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program edukasi anti kekerasan terhadap peserta didik sebagai strategi preventif untuk meningkatkan pemahaman bentuk-bentuk kekerasan, kesadaran pelaporan, menghindari sebagai pelaku, dan penguatan karakter di lingkungan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi wawancara terhadap peserta didik, guru, kepala sekolah, maupun observasi pelaksanaan program edukasi. Informan dan sekolah sasaran program ditentukan berdasarkan kriteria kebutuhan (purposif). Hasil evaluasi CIPP (context, input, process, danproduct), mampu menunjukkan program sebagai penguatan iklim positif sekolah, memperkokoh legitimasi nilai karakter dan kurikulum, maupun fondasi awal pembentukan budaya sekolah yang berkeadaban. Hasil Utilization Focused Evaluation (UFE), mengindikasikan bahwa program edukasi memberikan inklusivitas dan kesetaraan gender di lingkungan sekolah. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa program edukasi anti kekerasan yang dirancang dengan berbasis kebutuhan dan bukti menunjang pencapaian sustainable development goals, khususnya pada tujuan keempat mengenai pendidikan berkualitas dan tujuan kelima kesetaraan gender.
References
Afandi, M.A., Dasani, D.B.E.S., Harianto., Murti, E., & Baru, B.M. (2025). Sosialisasi Pencegahan Tindakan Kekerasan di Lingkungan Sekolah Dasar. Santhet: Jurnal Sejarah Pendidikan dan Humaniora, 9(1), pp. 8-12. https://doi.org/10.36526/santhet.v9i1.4949.
Anisa, C.A. (2020). Konsep Kepemimpinan Otoriter Dalam Lembaga Pendidikan di Sekolah atau Madrasah. Leadership: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam, 1(2), pp. 155-173. https://doi.org/10.32478/leadership.v1i2.443.
Antara News. (2023.) Kemendikbudristek Tangani 127 Kasus Kekerasan di Sekolah Sejak 2021. https://www.antaranews.com/. Diakses pada 30 Januari 2026.
Asrulla., Risnita., Jailani, M.S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan Sampling (Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) dalam Pendekatan Praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), pp. 26320-26332.
Detik Edu. (2024). FSGI: Ada 101 Korban Kekerasan Seksual di Sekolah Pada 2024. https://www.detik.com/edu. Diakses pada 30 Januari 2026.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY. (2024). 187 Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Ditangani di DIY. https://dp3ap2.jogjaprov.go.id. Diakses 30 Januari 2026.
Juniar, N.E., Dianasari, I.N., Latifah, A.M., Silla, P.J., & Ngongo, G.C. (2024). Layanan Kesehatan Remaja di Daerah Terpencil: Strategi Holistik Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Dan Edukasi Seksual Bengawan Nursing Journal, 2(1), pp. 7-16. https://jurnal.ppnisurakarta.org/index.php/bnj/article/view/22.
Kompas. (2024). JPPI: Terdapat 573 Kasus Kekerasan di Sekolah Sepanjang Tahun 2024. https://www.kompas.com/. Diakses pada 30 Januari 2026.
Nurfatimah, D.A., Karsih., & Tjalla, A. (2024). Gambaran Kepercayaan Diri Remaja yang Mengalami Tindak Kekerasan (Studi Kasus Pada Remaja di Salah Satu SMK di Jakarta Timur). Insight: Jurnal Bimbingan Konseling, 18(1), pp. 93-101. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/insight/article/view/43709/19297.
Purnomo, A.H., Nasution, D.A., Annisa, R.M., Syaroh, M., & Sari, D.M. (2022). Evaluasi Program Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(3), pp. 2235-2241. https://doi.org/1031004/jpdk.v4i3.5056.
Ramadhani, A., & Purnama, I. E. (2024). Maraknya Kekerasan Pada Lingkungan Sekolah. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(3), pp. 37-44. https://doi.org/10.6238/wissen.v2i3.166.
Safaria, A.F. (2025). Pendekatan Kualitas Pada Evaluasi Efektivitas Program. Jurnal of Regional Public Administration, 10(2), pp. 219-228.https://ejournal.unsap.ac.id/index.php/jrpa.
Theresia, N.K.S., & Sanjaya, A. (2024). Analisis Faktor Risiko Terjadinya Gangguan Perilaku Pada Remaja Dengan Literature Review. Calvaria Medical Jurnal, 19(7), 1-15. https://erepository.uwks.ac.id/18498/.
Tsani, I., Arsyadana, A., Surfirmansyah., & Shafira, E. (2021). Al- Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), pp.17-45. https://doi.org/10.24042/atjpi.v12i1.86165.
Tuhuteru, L., Solehudin, M., Muhammadiah, M., Kraugusteeliana., & Rais, R. (2023). Pendidikan Dan Tantangan Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital dan Informasi Di Indonesia Pada Era Disruptif, 5(2), pp. 1893-1900. Jurnal Pendidikan dan Konseling. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i2.13367.
Zakaria, A., Kusmiyati., & Majid, N.C. (2023). Implementasi Gerakan Edukatif Mahasiswa Dengan Sosialisasi Bijak dan Kreatif Dalam Bersosial Media di Desa Rawaapu Tahun 2023. ARDHI: Jurnal Pengabdian Dalam Negeri, 1(6), pp. 27-31. https://doi.org/10.61132/ardhi.v1i5.229.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
![]() | ProGCouns: Professional Guidance and Counseling Journal by https://journal.uny.ac.id/index.php/progcouns is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. |








