PENGEMBANGAN KETERSEDIAAN KULINER LOKAL TINGGI KALSIUM DALAM UPAYA PENCEGAHAN OSTEOPOROSIS PEREMPUAN KELUARGA MISKIN KOTA MALANG

Titi Mutiara K, , Indonesia

Abstract


Penelitian InI merupakan penelitian deskriptif kualitatif.
Pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Area Sampling.
Lokasi penelitian adalah daerah Kotamadya Malang. Metode utama yang
digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode
interview dan observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan
analisis deskriptif kualitatif, karena data yang diperoleh merupakan data
kualitatif.
Ragam hidangan tradisional Perempuan Keluarga Miskin Kota
Malang, terdiri dari makanan pokok, lauk pauk hewani, lauk pauk nabati,
sayuran, makanan sepinggan, makanan pelengkap (sambal-sambalan),
jajanan dan minuman. Makanan pokok yang banyak dikonsumsi adalah nasi
putih dan nasi empok. Lauk pauk terdiri dari lauk pauk hewani dan lauk
pauk nabati yang berasal dari kacang-kacangan dan hasil olahnya (tempe,
tahu, menjes). Sayuran disebut juga dengan "[angan" seperti jangan bening,
jangan manisah,urap, kuluban, lodeh. Pelengkap berupa sambaI mentah
dan sambal matang serta kerupuk. [ajanan yang dikonsumsi sebagian besar
berbahan dasar sumber karbohidrat, sedangkan minuman sehari-hari lebih
sering teh manis dan kopi atau sesekali es degan, dawet, dll. Bahan dan
bumbu yang digunakan nerupakan hasil bumi yang banyak diperoleh di
daerah setempat. Hidangan yang dapat dikembangkan dengan penambahan
daun kelor berupa aneka macam hidangan sayuran dan jajanan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.