DIASPORA ETNIK NON-ANGLO-SAXON DALAM MASYARAKAT ETNIK ANGLO SAXON: KEGETIRAN DAN KETERASINGAN

Authors

December 16, 2018
December 16, 2018

Downloads

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan, memaparkan dan menganalisis: 1) jenis-jenis represi yang dialami para persona dalam puisi karya beberapa penyair Amerika yang berasal dari etnik non-Anglo-Saxon, yaitu Julia Alvarez, Naomi Shihab Nye, Rhina P. Espaillat, dan líª thį diá»…m thúy; 2) resistensi yang masing-masing persona lakukan atas represi yang mereka alami; dan 3) bagaimana akhirnya para persona tersebut menemukan jati diri mereka masing-masing sebagai akibat dari represi yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah puisi yang berjudul Bilingual Sestina karya Julia Alvarez, Blood karya Naomi Shihab Nye, Bilingual/Bilingile karya Rhina P. Espaillat, dan to my sister líª thi diem trinh shrapnel shards on blue water karya  líª thį diá»…m thúy. Data diperoleh dengan teknik membaca dan mencatat karya-karya tersebut dan dianalisis dengan teori postkolonialisme dan sumber-sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa represi yang dialami oleh etnik minoritas ini sebagaimana direpresentasikan oleh persona dalam masing-masing puisi di atas terjadi dalam aspek kehidupan sosial-budaya, ekonomi, dan politik mereka, dan represi tersebut tidak hanya dilakukan oleh etnik mayoritas Anglo-Amerika, namun juga oleh kelompok mereka sendiri. Resistensi yang mereka lakukan pun terjadi dalam bidang yang sama. Jati diri yang mereka temukan berpijak pada resistensi yang mereka lakukan yang sebetulnya merupakan "counter attack" mereka.

 

Kata kunci: Anglo-Saxon/Amerika, postkolonialisme, represi, resistensi, temuan jati diri

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 THE DIASPORA OF NON-ANGLO-SAXON ETHNICS IN THE ANGLO-SAXON ETHNIC COMMUNITY: BITTERNESS AND ALIENATION

Abstract

This study aims at finding, describing, and analyzing: 1) types of repression experienced by the personae in some poems by American writers of non-Anglo-Saxon ethnic origins, i.e. Julia Alvarez, Naomi Shihab Nye, Rhina P. Espaillat, and líª thį diá»…m thúy; 2) the resistance against the repression they experience; and 3) how they come to their self-recognition on account of the repression which they bear in their everyday life. The study employed a qualitative descriptive approach. The data sources were poems entitled  Bilingual Sestina by Julia Alvarez, Blood by  Naomi Shihab Nye, Bilingual/Bilingile by Rhina P. Espaillat, and to my sister líª thi diem trinh shrapnel shards on blue water by  líª thį diá»…m thúy. The data were collected by reading and making notes on the works and analyzed by the post-colonial theory and other related sources. The findings show that the repression experienced the ethnic minority as represented by the personae of the poems takes place in their socio-cultural, economic, and political aspects of life, and it is made not only by the ethnic majority of Anglo-Saxon, but also by their own groups. The resistance which they execute also takes place in the same aspects. As a matter of fact, their self-recognition is based upon the resistance they have brought about which is a sort of their counter attack.

 

Keywords: Anglo-Saxon/American, postcolonialism, repression, resistance, self-recognition