Pengembangan Sistem Informasi Salon Kecantikan berbasis Website menggunakan Teknologi Mern Stack (Studi Kasus Nesya Salon Berastagi)
DOI:
https://doi.org/10.21831/jited.v3i2.2515Keywords:
Sistem Informasi, Salon Kecantikan, MERN, waterfallAbstract
Penelitian ini bertujuan: (1) Mengembangkan dan menyediakan sistem informasi salon kecantikan berbasis website di Nesya Salon Berastagi untuk mengatasi keterbatasan informasi layanan dan produk serta memfasilitasi pemesanan layanan online oleh pelanggan dan manajemen data reservasi, layanan, produk, dan karyawan oleh pemilik dan karyawan salon. (2) Mengetahui tingkat kelayakan sistem informasi salon kecantikan berbasis website yang dirancang berdasarkan aspek functional suitability dan usability. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model waterfall, meliputi 5 tahap yaitu komunikasi, perencanaan, pemodelan, konstruksi, dan pendistribusian. Subjek penelitian untuk pengujian functional suitability dua ahli sistem informasi, sementara untuk usability melibatkan 22 responden, termasuk pemilik, karyawan, dan pelanggan salon, dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi berbasis website di Nesya Salon Berastagi, yang dirancang dengan model waterfall dan teknologi MERN stack, memperoleh nilai 100% pada functional suitability, hal ini menunjutkkan bahwa semua fungsi berjalan baik dan “Sangat Layak” digunakan. Usability, sistem acceptable dengan grade scale C, adjective rating good, dan SUS persentile B, menunjukkan kemudahan penggunaan sistem.
Downloads
References
[1] R. R. Maylina, R. Rostamailis, and H. Hayatunnufus, “Profil Usaha Salon Kecantikan di Kota Padang,” Journal of Home Economics and Tourism, vol. 10, no. 3, 2015.
[2] L. Y. Siregar and M. I. P. Nasution, “Perkembangan Teknologi Informasi Terhadap Peningkatan Bisnis Online,” HIRARKI: Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis, vol. 2, no. 1, pp. 71–75, 2020.
[3] S. S. Utami, “Pengaruh Teknologi Informasi Dalam Perkembangan Bisnis,” Jurnal Akuntansi dan Sistem Teknologi Informasi, vol. 8, no. 1, 2010.
[4] R. S. Pressman, Software Enginering: A Practitioners’s Appoarch (7th Editon). New York: McGraw-Hill, 2010.
[5] I. Sommerville, Software Engineering: 10th Edition, 10th Edition. Boston: Pearson Education Limited, 2016.
[6] G. Booch, J. Rumbaugh, and I. Jacobson, The Unified Modelling Language User Guide. Addison-Wesley Professional, 2005.
[7] S. W. Ambler, The Object Primer: Agile Model-Driven Development with UML 2.0. . Cambridge University Press, 2004. doi: DOI: 10.1017/CBO9780511815246.
[8] J. L. Whitten, L. D. Bentley, and K. C. Dittman, Systems Analysis and Design Methods. McGraw-Hill/Irwin., 2004.
[9] R. Handoyo, L. W. Santoso, and A. Setiawan, “Real-time BPMN website menggunakan teknologi MERN stack,” Jurnal Infra, vol. 7, no. 2, pp. 75–80, 2019.
[10] V. Subramanian, Pro MERN Stack. Berkeley, CA: Apress, 2017. doi: 10.1007/978-1-4842-2653-7.
[11] F. Doglio, REST API Development with Node.js. Berkeley, CA: Apress, 2018. doi: 10.1007/978-1-4842-3715-1.
[12] J. Brooke, SUS- A quick and dirty usability scale. United Kingdom: Redhatch Consulting Ltd, 1996.
[13] A. Bangor, P. T. Kortum, and J. Miller, Determining what individual SUS scores mean: Adding an adjective rating scale, vol. 4, no. 3. 2009. doi: https://doi.org/66.39.39.113.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Information Technology and Education (JITED)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
