TINGKAT PEMAHAMAN SISWA KELAS VII TERHADAP PERMAINAN TRADISIONAL BENTENGAN DAN GOBAK SODOR DI SMP 4 DEPOK

Authors

  • Muhammad fa'iq Universitas Negeri Yogyakarta
  • Danang Pujo Broto
  • Muhammad Sigit Antoni
  • Yuyun Ari Wibowo Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.21831/majora.v32i1.96383

Keywords:

Pemahaman, Permainan tradisional, Bentengan, Gobak Sodor, PJOK.

Abstract

Permainan tradisional memiliki nilai edukatif yang tinggi dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), namun keberadaannya semakin terpinggirkan akibat perkembangan teknologi dan dominasi permainan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik kelas VII terhadap permainan tradisional bentengan dan gobak sodor dalam pembelajaran PJOK di SMP Negeri 4 Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 122 peserta didik kelas VII yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang mencakup tiga aspek kognitif, yaitu pengetahuan (C1), pemahaman (C2), dan penerapan (C3). Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan persentase dan diklasifikasikan berdasarkan Penilaian Acuan Patokan (PAP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan berada pada kategori tinggi (55,74%), tingkat pemahaman berada pada kategori sedang (46,72%), dan tingkat penerapan berada pada kategori tinggi (44,26%). Secara keseluruhan, pemahaman peserta didik terhadap permainan tradisional bentengan dan gobak sodor berada pada kategori cukup hingga baik. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran permainan tradisional dalam PJOK telah berjalan cukup efektif, namun masih memerlukan penguatan khususnya pada aspek pemahaman konseptual peserta didik.

 

LEVEL OF UNDERSTANDING OF SEVENTH GRADE STUDENTS OF TRADITIONAL GAMES BENTENGAN AND GOBAK SODOR AT SMP 4 DEPOK

 

Abstracts

Traditional games have high educational value in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning, but their existence has been increasingly marginalized due to technological developments and the dominance of digital games. This study aims to determine the level of understanding of seventh-grade students regarding the traditional games of bentengan and gobak sodor in PJOK learning at SMP Negeri 4 Depok. This study used a quantitative descriptive approach with a survey method. The research population consisted of 122 seventh-grade students, all of whom were sampled using total sampling technique. The research instrument was a multiple-choice test consisting of 20 questions covering three cognitive aspects, namely knowledge (C1), understanding (C2), and application (C3). Data analysis was conducted descriptively using percentages and classified based on the Benchmark Assessment (PAP). The results showed that the level of knowledge was in the high category (55.74%), the level of understanding was in the moderate category (46.72%), and the level of application was in the high category (44.26%). Overall, students' understanding of the traditional games of bentengan and gobak sodor was in the fair to good category. These findings indicate that the teaching of traditional games in PJOK has been quite effective, but still needs to be strengthened, especially in terms of students' conceptual understanding.

References

Adiningsih, K. R., Nurdzikrinia, A. S., Kusuma, L. M. A., Wardani, T. H., Vidiani, V. H. N., & Sulur, S. (2025). Pengaruh karakteristik peserta didik terhadap penyusunan LKPD kelas VII SMP. Journal of Innovation and Teacher Professionalism, 3(1), 151–160.

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.

Anhar, A., Irawan, E., & Rusdin, R. (2022). Pengaruh permainan tradisional bentengan terhadap perilaku sosial anak usia 8 sampai 11 tahun di Desa Nunggi. Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 3(3), 239–244.

Darani, N. L. W., Astra, I. K. B., & Wijaya, M. A. (2020). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division (STAD) terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola basket. Jurnal Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, 8(1), 13–21.

Darsini, D., Fahrurrozi, F., & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan: Artikel review. Jurnal Keperawatan, 12(1), 13–18.

Efendi, Y., & Widodo, A. (2019). Uji validitas dan reliabilitas instrumen tes shooting sepak bola pada pemain Tim Persiwu FC Jatiyoso. Jurnal Kesehatan Olahraga, 7(2), 367–372.

Fatimah, L. U., & Alfath, K. (2019). Analisis kesukaran soal, daya pembeda, dan fungsi distraktor. Al-Manar: Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, 8(2), 37–64.

Ida, F. F., & Musyarofah, A. (2021). Validitas dan reliabilitas dalam analisis butir soal. Al-Muarrib Journal of Arabic Education, 1(1), 34–44.

Kemendikbud. (2017). Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan SMP. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kesuma, I. N. A. A., Yoda, I. K., & Hidayat, S. (2021). Pengaruh model pembelajaran dan motivasi terhadap hasil belajar PJOK pada siswa SMP. Jurnal Penjakora, 8(1), 62–70.

Kiswanto, D., Arista, D., Fitrah, I. J., Annisa, M. N., & Qomari, N. (2024). Implementasi penilaian acuan norma (PAN) dan penilaian acuan patokan (PAP) dalam pengolahan hasil belajar siswa. Risâlah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 10(3), 1207–1219.

Kurniawan, A. (2020). Pengaruh permainan digital terhadap eksistensi permainan tradisional pada siswa SMP. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga.

Kurniawan, J. (2023). Tingkat pengetahuan peserta didik kelas atas SD Sribit Kapanewon Bambanglipuro Kabupaten Bantul tentang permainan tradisional.

Kurniati, E. (2016). Permainan tradisional dan perannya dalam mengembangkan keterampilan sosial anak. Kencana.

Lutan, R. (2001). Belajar keterampilan motorik: Pengantar teori dan metode. Depdiknas.

Mubarak, W. I. (2011). Promosi kesehatan untuk kebidanan. Salemba Medika.

Mustafa, P. S. (2020). Kurikulum pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di Indonesia abad 21. Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual, 4(3), 437–452.

Mulyana, Y., & Lengkana, A. S. (2019). Permainan tradisional. Salam Insan Mulia.

Nasution, F., Wulandari, R., Anum, L., & Ridwan, A. (2023). Variasi individual dalam pendidikan. Jurnal Edukasi Nonformal, 4(1), 146–156.

Octaviana, D. R., & Ramadhani, R. A. (2021). Hakikat manusia: Pengetahuan (knowledge), ilmu pengetahuan (sains), filsafat, dan agama. Jurnal Tawadhu, 5(2), 143–159.

Prayogi, S., Firdiansyah, H. M., Aljaohari, Z. A., Wibowo, S., & Prambudi, D. Y. (2024). Peningkatan kebugaran jasmani melalui permainan tradisional pada mata pelajaran PJOK kelas VII. Jurnal Porkes, 7(2), 770–781.

Rahmaini, A., & Taufiq, A. N. (2018). Analisis butir soal pendidikan agama Islam di SMK N 1 Sedayu tahun ajaran 2017/2018. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 8(1), 1–24.

Sappaile, B. I. (2007). Konsep instrumen penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(66), 379–391.

Sari, Y. Y., Ulfani, D. P., & Ramos, M. (2024). Pentingnya pendidikan jasmani olahraga terhadap anak usia sekolah dasar. Jurnal Tunas Pendidikan, 6(2), 478–488.

Sianipar, E. R. M., Hidayat, F., Ranupatma, N. S., Hafilah, S., & Hamidah, S. (2024). Inovasi pendidikan: Dampak metode pembelajaran terhadap peningkatan literasi anak disleksia. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 2(3), 40–58.

Siregar, A., Aprilia, A., Sinaga, B., Hutabarat, M. G., & Wijaya, Y. L. (2024). Analisis minat siswa terhadap pembelajaran PJOK dan pengaruhnya terhadap kemampuan motorik siswa. Journal of Education Transportation and Business, 1(1), 11–17.

Suherman, A. (2009). Revitalisasi pengajaran dalam pendidikan jasmani. CV Bintang Warli Artika.

Suherman, A. (2019). Efektivitas metode demonstrasi dalam pembelajaran permainan tradisional di SMP. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia.

Susanto, B. H. (2017). Model pembelajaran pendidikan jasmani melalui permainan tradisional untuk membentuk karakter pada siswa sekolah dasar. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 2(2), 117–130.

Sutini, A. (2018). Meningkatkan keterampilan motorik anak usia dini melalui permainan tradisional. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2).*

Wardika, I. N. (2019). Penerapan permainan tradisional untuk mengatasi kejenuhan belajar PJOK. Journal of Education Action Research, 3(3), 231–237.

Yani, A., Asri, A. F., & Burhan, A. (2014). Analisis tingkat kesukaran, daya pembeda, dan fungsi distraktor soal ujian semester ganjil mata pelajaran produktif di SMK Negeri 1 Indralaya Utara tahun pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 1(2), 98–115.

Yoga Brata Susena, Y., Danang Ari Santoso, D., & Puji Setyaningsih, P. (2021). Ethnosport permainan tradisional gobak sodor. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 7(2), 450–462.

Yudita, M. A., & Sugiyono, S. (2021). Pengaruh kualitas produk, harga, dan kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen (JIRM), 10(10).

Downloads

Published

03-03-2026

How to Cite

Muhammad fa’iq, Danang Pujo Broto, Muhammad Sigit Antoni, & Wibowo, Y. A. (2026). TINGKAT PEMAHAMAN SISWA KELAS VII TERHADAP PERMAINAN TRADISIONAL BENTENGAN DAN GOBAK SODOR DI SMP 4 DEPOK . Majalah Ilmiah Olahraga, 32(1), 8–22. https://doi.org/10.21831/majora.v32i1.96383

Issue

Section

Articles