Archiving

JPTIM menerapkan kebijakan pengarsipan digital untuk menjaga keberlanjutan dan ketersediaan artikel yang telah diterbitkan.

Seluruh artikel, metadata, dan edisi jurnal disimpan secara elektronik melalui sistem OJS serta dapat didukung oleh sistem pengarsipan digital seperti LOCKSS, CLOCKSS, repositori institusi, atau sistem pengarsipan lain yang digunakan Universitas Negeri Yogyakarta.

Kebijakan ini bertujuan memastikan bahwa konten jurnal tetap tersedia meskipun terjadi gangguan pada sistem utama jurnal.