Struktur semantis dalam wacana antologi geguritan gurit Musthika Buwana

Nahrul Hakim

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan struktur semantis dalam antologi geguritan Gurit Musthika Buwana. Penelitain ini termasuk dalam penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah beberapa geguritan dalam Antologi Geguritan yaitu dengan jumlah tiga geguritan, yaitu mecaki awang suwung, satriyatama, dongane sukma, dan eling. Kemudian, penentuan unit analisis didasarkan pada unit Sintaksis, yaitu kalimat atau larik yang puisi yang mengandung topik utama. Sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Validitas yang digunakan yaitu validitas semantis, Sementara itu, reliabilitas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tingkat akurasinya. Data yang sudah diklasisfikasikan kemudian dijabarkan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa struktur semantis dalam Antologi Geguritan Musthika Buwana ada tinjauan topikalisasi, gagasan utama, dan struktur semantis. Hasil menunjukkan bahwa pada topikalisasi terdapat empat topik yaitu cinta, nasionalisme, nasihat, dan religi. Kesatuan tunggal berjumlah satu dan kesatuan gabungan mempunyai empat gagasan. Pengembangan terkait struktur semantis yaitu pengulangan berjumlah satu dan penjajaran berjumlah tiga. Dari hasil pembahasan meninjukan bahwa pada setiap puisi mempunyai topik, gagasan, dan pengembangan masing-masing.

Semantic structure in the anthology discourse of geguritan Gurit Musthika Buwana

This study aimed to explain the semantic structure in the Gurit Musthika Buwana geguritan anthology. This research is a descriptive research. The subjects of this study were three geguritans in Geguritan Anthology, namely mecaki awang suwung, satriyatama, dongane sukma, and eling. Then, the determination of the unit of analysis is based on the syntactic unit, namely a sentence or an array of poetry containing the main topic. While the data collection was done by reading and note-taking techniques. The validity used was semantic validity. Meanwhile, the reliability used in this study was the level of accuracy. The data that has been classified were then described using a descriptive-qualitative approach. The results of this study explain that the semantic structure in the Geguritan Musthika Buwana Anthology contains a review of topicalization, main ideas, and semantic structure. The results show that the topicalization contained four topics, namely love, nationalism, advice, and religion. The single entity is one and the combined entity has four ideas. Developments related to the semantic structure, namely the repetition of one and the alignment of three. The results of the discussion show that each poem has its own topic, idea, and development.

Keywords


struktur semantis, geguritan, antologi geguritan Gurit Musthika Buwana

Full Text:

PDF

References


Aminuddin. (2011). Pengantar apresiasi karya sastra. Sinar Baru.

Arifin, B., & Rani, A. (2000). Prinsip-prinsip analisis wacana. Dirjen Pendidikan Tinggi.

Eriyanto. (2012). Analisis wacana: Pengantar analisis teks media. LkiS.

Fairclough, N. (1989). Language and power. Addison Wesley Longman.

Hartono, Y. S. (2011). Ombak wengi: Antologi 99 puisi Jawa (Geguritan) kontemporer pilihan 1981-2011. Elmatera.

Hutomo, S. S. (1975). Telaah kasusastraan Jawa modern. Depdikbud

Mulyana. (2005). Kajian wacana: Teori, metode dan aplikasi prinsip-prinsip analisis wacana. Tiara Wacana.

Pradopo, R. D. (2005). Pengkajian puisi. Gadjah Mada University Press.

Subalidinata. (1994). Kawruh kasusastran Jawa. Yayasan Pustaka Nusantara.

Waluyo, H. J. (2005). Maca endah puisi (Cetakan ketiga). Erlangga.




DOI: https://doi.org/10.21831/hum.v27i1.50094

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

p-ISSN: 1412-4009 || e-ISSN: 2528-6722

Indexed by:

      

  


Creative Commons License
Jurnal Penelitian Humaniora by http://journal.uny.ac.id/index.php/humaniora is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


View Journal Stats

 

Flag Counter