ANALISIS RASIO KEUANGAN DAERAH DALAM MEMPENGARUHI BELANJA MODAL PUBLIK BAGI PERTUMBUHAN EKONOMI

Aula Ahmad Hafidh

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan daerah terhadap belanja modal publik bagi pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian menggunakan data APBD dan PDRB Kota dan Kabupaten di DIY periode 2006-2011. Hasilnya menunjukkan bahwa semua daerah masih mempunyai tingkat kemandirian daerah (KD) yang sangat rendah. Tingkat efisiensi daerah (EFD) menunjukkan nilai yang kurang baik. Variabel efektivitas daerah menunjukkan rasio yang cukup efektif karena semua daerah mampu melampaui target penerimaan yang telah ditetapkan. Penelitian ini juga menemukan bahwa ketiga rasio keuangan daerah menunjukkan hasil yang positif dan signifikan, akan tetapi R2 hanya sebesar 0,38. Artinya kinerja keuangan yang diproksi dari PAD tidak dapat mempengaruhi belanja modal publik. Belanja modal mempengaruhi PDRB secara positif dan signifikan. Jadi, model kinerja daerah yang dinyatakan dalam rasio keuangan daerah tersebut hanya mampu menerangkan perubahan pada variabel PDRB sebesar 35 persen

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Citation & Indexing:

 

Creative Commons License
This site is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International