Scaffolding Dengan Media Loose Parts Untuk Meningkatkann Keterampilan Prososial Anak Usia Dini

Authors

  • Anis Nurhidayati Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Wahono Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia.
  • Naili Sa’ida Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.21831/ep.v7i1.95565

Abstract

Keterampilan prososial anak di lapangan yang rendah, ditandai dengan perilaku sulit berbagi, kurangnya kemampuan bekerja sama, ketidaksabaran menunggu giliran, serta sikap egosentris saat bermain, mendorong peneliti untuk menguji pengaruh penerapan scaffolding dalam penggunaan media loose parts terhadap pengembangan keterampilan prososial anak usia dini. Adapun metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen desain Posttest Only Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 16 anak yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (penerapan high scaffolding) dan kelompok kontrol (penerapan low scaffolding). Pengumpulan data dikumpulkan melalui observasi sistematis  dengan instrumen yang telah divalidasi, lalu dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian berikut dengan sampling berjumlah 16 orang menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh rata-rata skor keterampilan prososial sebesar 23,75, sedangkan kelompok kontrol sebesar 20,63. Setelah dilakukan uji hipotesis, diketahui bahwa P = 0,025 (p < 0,05), sehingga perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulan penelitian berikut adalah penerapan high scaffolding melalui media loose parts secara efektif mampu mereduksi sifat egosentris dan meningkatkan perilaku kolaboratif anak. Pendidik PAUD disarankan untuk memberikan dukungan instruksional yang intensif (perancah) guna mengoptimalkan potensi sosial anak dalam kegiatan bermain eksploratif.

Keywords: Scaffolding, Media Loose Parts, Keterampilan Prososial, Anak Usia Dini.

Downloads

Published

2026-04-23

How to Cite

Nurhidayati, A., Wahono, & Naili Sa’ida. (2026). Scaffolding Dengan Media Loose Parts Untuk Meningkatkann Keterampilan Prososial Anak Usia Dini. Epistema, 7(1), 31–40. https://doi.org/10.21831/ep.v7i1.95565