Efektivitas Penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) Terhadap Keselamatan Pejalan Kaki di Sekolah Menengah Pertama Kota Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.21831/center.v3i1.2932Keywords:
Fasilitas, Kecepatan, Keselamatan, Zona Selamat SekolahAbstract
Tingginya risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pejalan kaki, khususnya anak-anak usia sekolah, menunjukkan perlunya pengendalian lalu lintas yang lebih efektif di sekitar kawasan pendidikan. Zona Selamat Sekolah (ZoSS) merupakan upaya untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki di sekitar sekolah, namun efektivitasnya terkendala oleh minimnya fasilitas dan rendahnya kepatuhan pengemudi. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian fasilitas ZoSS dengan standar teknis, menganalisis karakteristik lalu lintas, serta mengkaji pengaruh fasilitas tersebut terhadap kecepatan kendaraan di kawasan sekolah. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian berada di empat Sekolah Menengah Pertama di Kota Yogyakarta. Metode pengumpulan data mencakup pengamatan terhadap kondisi fasilitas perlengkapan jalan ZoSS, pengukuran kecepatan kendaraan, serta penghitungan volume lalu lintas. Analisis data dilakukan melalui perbandingan kondisi eksisting fasilitas perlengkapan
Downloads
References
[1] Global Road Safety Partnership. (2015). Speed management: A road safety manual for decision-
makers and practitioners. WHO Press
[2] Trianingsih, L., & Hidayah, R. (2014). Analisis perilaku pejalan kaki pada penggunaan fasilitas
penyeberangan di sepanjang jalan kawasan Malioboro Yogyakarta. Inersia, 10(2), 106–121.
[3] Rosén, E., & Sander, U. (2009). Pedestrian fatality risk as a function of car impact speed. Accident Analysis & Prevention, 41(3), 536–542. https://doi.org/10.1016/j.aap.2009.02.002
[4] Wibowo, D. E., Putra, Y. P., & Ma’arif, F. (2022). Evaluation and redesign based on Highway Geometric Design Guidelines 2021 (Case study of Sampakan-Singosaren Road KM 13.8, Bantul Regency). Inersia, 18(2), 186–195. https://doi.org/10.21831/inersia.v18i2.51664
[5] Suminar, L., & Sari, P. A. (2021). Identifikasi fasilitas pejalan kaki di koridor Jalan Affandi Yogyakarta dalam mendukung konsep walkability. Jurnal Arsitektur Zonasi, 4(3), 366– 377. https://doi.org/10.17509/jaz.v4i3.37620
[6] Rachmi, D. P., Irawan, M. Z., & Dewanti, D. (2022). Do household characteristics influence private car and motorcycle ownership? Evidence from a case study in Yogyakarta Urban Area, Indonesia. Inersia, 18(2), 157–166.
[7] Johari, T. (2018). Analisis fasilitas keselamatan jalan sekitar sekolah di Yogyakarta (Tesis). Universitas Gadjah Mada.
[8] Arrasyid, M. (2016). Analisa efektivitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) ditinjau dari penurunan kecepatan (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
[9] Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.3582/AJ.403/DRJD/2018 tentang pedoman teknis pemberian prioritas keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki pada kawasan sekolah melalui penyediaan Zona Selamat Sekolah (ZoSS).
[10] Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2023). Pedoman kapasitas jalan Indonesia 2023.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Afif Fadhlih Rahardika , Dewi Prathita Rachmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with CENTER journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the INERSIA journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

CENTER by was distributed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License




