Studi Komparasi Perencanaan Struktur Gedung Pusat Data dan Informasi Delapan Lantai dengan Perbedaan Tipe Pengaku Lateral

Authors

  • Miftahusalam Departemen Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta 55281, Indonesia
  • Slamet Widodo Departemen Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta 55281, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21831/center.v3i1.2858

Keywords:

Pengaku lateral, Dinding geser, Kinerja struktur, Respons spektrum

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui komparasi kinerja struktur dari pemodelan open frame dan penambahan berbagai tipe pengaku lateral. Analisis yang dikomparasikan yaitu nilai displacement, simpangan antar tingkat, pengaruh P-Delta, rasio simpangan antar tingkat, dan mengetahui bentuk konfigurasi yang terbaik dari berbagai macam bentuk pemodelan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis numerik. Variabel bebas yang digunakan meliputi dinding geser, bresing X, bresing V, dan bresing Λ. Analisisnya menggunakan metode respons spektrum dengan mengacu pada SNI 1726-2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai displacement terkecil pada lantai atap dari seluruh tipe pengaku lateral yaitu bresing X sebesar 61,756 mm pada sumbu X dan 54,729 mm pada sumbu Y. Nilai simpangan antar tingkat terkecil dari seluruh tipe pengaku lateral yaitu dinding geser dengan nilai sebesar 33,403 mm pada sumbu X dan 31,735 mm pada sumbu Y. Nilai pengaruh P-Delta terkecil dari seluruh tipe pengaku lateral yaitu dinding geser dengan nilai sebesar 0,00656 pada sumbu X dan 0,00605 pada sumbu Y. Nilai rasio simpangan antar tingkat terkecil dari seluruh tipe pengaku lateral yaitu dinding geser dengan nilai sebesar 0,34% pada sumbu X dan 0,33% pada sumbu Y. Secara keseluruhan, pemodelan dengan penambahan dinding geser mempunyai hasil kinerja struktur yang lebih optimal dibandingkan dengan pemodelan lainnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Hutama B.P. (2021). Evaluasi Kinerja Bangunan Rumah Sakit Santa Maria Pemalang dengan Non-linier Static Pushover Analysis Metode ATC-40 dan FEMA 440. INERSIA Lnformasi Dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil Dan Arsitektur, 17(2), 118–129.

https://doi.org/10.21831/inersia.v17i2.25511

[2] Ertanto, B. C., Satyarrno, I., & Suhendro, B. (2021). Performance Based Design Gedung untuk Level Kinerja Operasional. INERSIA Lnformasi Dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil Dan Arsitektur, 17(2), 142–152.

https://doi.org/https://doi.org/10.21831/inersia.v17i2.34187

[3] Mubaroch, F. C. J. (2018). Desain Struktur Bangunan Gedung Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Malang Menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan Shear wall serta Metode Pelaksanaan Pondasi Tiang Pancang.

[4] Pratama M.F.W., & Hidayatullah E.F.N. (2021). Perancangan Ulang Struktur Atas Gedung Kantor Otoritas Jasa Keuangan Surakarta Menggunakan Baja Konvensional. INERSIA Lnformasi Dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil Dan Arsitektur, 17(2), 141–152. https://doi.org/10.21831/inersia.v17i2.34187

[5] Risnandar, R., & Ryanto, M. (2022). Desain dan Analisis Struktur Tahan Gempa Beton Bertulang Elemen Balok dan Kolom Pada Gedung Bertingkat 10 Dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) Berdasarkan SNI 2847-2019 & 1726-2019. (Vol. 2, Issue SIMTEKS).

[6] Wisman, M., & Febrina, R. (2021). Penggunaan Struktur Bressing pada Perencanaan Bangunan Penahan Beban Gempa. Jurnal Teknik Sipil Bandar Lampung, 12(2), 1290-1306. https://doi.org/10.36448/jts.v12i2.2248

[7] Mubaroch, F. C. J. (2018). Desain Struktur Bangunan Gedung Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Malang Menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan Shearwall serta Metode Pelaksanaan Pondasi Tiang Pancang.

[8] Badan Standarisasi Nasional. (2019). SNI 1726 : 2019 Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung.

[9] Usmat, I., Anggraini, N., Imran, I., & Sultan, M. A. (2019). Analisa Letak Dinding Geser (shear wall) terhadap Perilaku Struktur Gedung Akibat Beban Gempa. Techno, 8(2), 297-307. https://doi.org/10.33387/tjp.v8i2.1327

[10] Badan Standarisasi Nasional. (2020). SNI 1727: 2020 Beban Desain Minimum dan Kriteria Terkait untuk Bangunan Gedung dan Struktur Lain.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Miftahusalam, & Widodo, S. (2026). Studi Komparasi Perencanaan Struktur Gedung Pusat Data dan Informasi Delapan Lantai dengan Perbedaan Tipe Pengaku Lateral. Journal of Civil Engineering and Sustainable Infrastructure (CENTER), 3(1), 32–43. https://doi.org/10.21831/center.v3i1.2858

Issue

Section

Articles