Analisis Potensi Sedimentasi di Sungai Code pada Segmen Kawasan Permukiman Padat Menggunakan HEC-RAS 6.6

Authors

  • Tezar Nugraha Adi Departemen Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta 55281, Indonesia
  • Mawiti Infantri Yekti Departemen Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta 55281, Indonesia
  • Didik Purwantoro Departemen Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta 55281, Indonesia
  • Qonaah Rizqi Fajriani Departemen Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta 55281, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21831/center.v3i1.2856

Keywords:

HEC-RAS, Sedimentasi, USLE, Sungai Code

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sedimentasi di Sungai Code, khususnya pada segmen Jembatan Tungkak sampai Jembatan Sewon, Daerah Istimewa Yogyakarta. Fokus dari penelitian ini yaitu pola distribusi sedimen dan potensi laju sedimentasi yang dipengaruhi oleh material vulkanik Gunung Merapi pada permukiman padat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain simulasi numerik. Data yang digunakan mencakup data curah hujan dari tahun 2018-2024, karakteristik DAS, geometri sungai, debit banjir rencana, serta data sedimen. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan metode Log-Pearson III dan HSS Nakayasu, sedangkan perhitungan erosi dilakukan dengan metode USLE. Pemodelan hidrolika dan sedimentasi dilakukan menggunakan software HEC-RAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata laju erosi pada DAS Sungai Code mencapai 1256,879 ton/ha/tahun. Dengan nilai SDR sebesar 0,32, diperoleh sediment yield sebesar 349.914 ton/tahun. Hasil pemodelan sedimentasi menggunakan HEC-RAS dengan simulasi 24 jam mengindikasikan bahwa nilai mass in cumulative meningkat seiring bertambahnya kala ulang debit, dengan nilai berkisar antara 72.176 ton hingga 110.820 ton, sedangkan mass out cumulative berada pada rentang 29.129 ton hingga 59.113 ton. Selisih antara mass in dan mass out menunjukkan akumulasi sedimen dengan nilai terbesar terjadi pada kala ulang 25 tahun sebesar 60.565 ton. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa segmen Sungai Code yang diteliti memiliki potensi sedimentasi yang tinggi dan berisiko mengurangi kapasitas aliran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] M. Arif, F. Fitriana, and E. Altiarika, “Study of Sediment Deposit Characteristics based on Geotechnical Properties and Geographic Information System (GIS) Approaches,” INERSIA lnformasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil dan Arsitektur, vol. 19, no. 2, pp. 203–211, Dec. 2023, doi: 10.21831/inersia.v19i2.66778.

[2] M. Fachriadam, R. Musa, and ud Sar, “Analisis sedimentasi terhadap umur guna Waduk Bili-Bili,” JUTIN: Jurnal Teknik Industri Terintegrasi, 2025, doi: 10.31004/jutin.v8i1.41099.

[3] N. Agung, R. Pambudi, G. Handoyo, and B. Rochaddi, “Estimasi Laju Pengendapan Sedimen di Perairan Muara Sungai Silugonggo Kabupaten Pati,” 2023. [Online]. Available: https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/ijoceDiterima/

[4] S. A. Hanun, Nurhayati, and Umar, “Analisis Angkutan Sedimen Melayang di Bagian Hilir Saluran Drainase Sungai Raya Dalam, Peri-Urban Kota Pontianak, Kalimantan Barat,” Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, pp. 171–179, 2025.

[5] J. Ikhsan and P. Windamukti, “Study of Bed Load Transport in Code River (Case Study in Yogyakarta Region),” 2021.

[6] J. S. Hariyadi, Istiarto, and A. P. Rahardjo, “Evaluation of Flood Control Performance in Talangsari Watershed, Samarinda, East Kalimantan,” INERSIA lnformasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil dan Arsitektur, vol. 19, no. 1, pp. 1–11, May 2023, doi: 10.21831/inersia.v19i1.54144.

[7] Y. Lestari, Istiarto, and J. Sujono, “The Performance of Diversion Channels and Cofferdams of Bener Dam,” INERSIA, Dec. 2023, doi: 10.21831/inersia.v19i1.58182.

[8] M. I. Yekti, N. M. V. S. Marsha, A. M. Hidayati, and B. Schultz, “Sedimentation Evaluation of Downstream Reaches of River Badung by Applying HEC-GeoRAS and USLE Method,” Arab. J. Sci. Eng., Jan. 2024, doi: 10.1007/s13369-024-09232-x.

[9] A. Haikal, R. Musa, and M. Sar, “Model Sedimentasi Dengan Menggunakan Aplikasi HEC-RAS,” INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 2020.

[10] A. Rusdi, N. Nurbia, H. Pristianto, M. A. Butudoka, A. Pamudjianto, and F. Desembardi, “Laju Sedimen Dasar Pada Sungai Klagison Menggunakan Program HEC-RAS,” Konstruksia, vol. 15, no. 1, p. 47, Dec. 2023, doi: 10.24853/jk.15.1.47-57.

[11] S. R. Munte, E. N. Lydia, and F. Isma, “Evaluasi Transpor Sedimen Dasar (Bed Load) Pada Estuari Kuala Langsa Menggunakan Program Hec-Ras 5.0.7,” JMTS: Jurnal Media Teknik Sipil, vol. 6, May 2025.

[12] H. M. Syafaat, Y. P. W. Prasetyo, H. Sujatmiko, D. A. Purnomo, and Z. Erwanto, “Analisis Laju Sedimen Berdasarkan Data Unsteady Flow Real Time Dengan HEC-RAS di DAS Bomo Banyuwangi,” Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology, vol. 6, no. 1, pp. 69–80, Mar. 2025, doi: 10.52158/jaceit.v6i1.1114.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Adi , T. N., Yekti, M. I., Purwantoro, D., & Fajriani, Q. R. (2026). Analisis Potensi Sedimentasi di Sungai Code pada Segmen Kawasan Permukiman Padat Menggunakan HEC-RAS 6.6. Journal of Civil Engineering and Sustainable Infrastructure (CENTER), 3(1), 1–8. https://doi.org/10.21831/center.v3i1.2856

Issue

Section

Articles