PENGALIHAN TANAH PUSAKO TINGGI SELAMA PEMBANGUNAN REL KERETA DI NAGARI TALUAK IV SUKU ABAD KE-19

Fikri Surya Pratama, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia

Abstract


Tanah pusako tinggi adalah harta asal yang dimiliki dan dikelola oleh kaum di Minangkabau. Tanah ini tidak boleh diperjualbelikan dan hanya boleh digadaikan dengan alasan yang disepakati ninik mamak kaum. Pada masa pemerintahan kolonial, perubahan mulai terjadi dengan banyaknya tanah pusako tinggi yang dibeli oleh pemerintahan kolonial untuk keperluan pembangunan rel kereta api, seperti yang terjadi pada tanah pusako tinggi masyarakat Nagari Taluak IV Suku. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan strategi pengalihan tanah pusako tinggi oleh kolonialis Hindia Belanda di Nagari Taluak IV Suku dalam pembangunan rel kereta api Sumatera Tengah – Pantai Barat Sumatera, serta dampaknya. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode penelitian sejarah, dengan langkahnya: 1) heuristik, berupa sumber pustaka yakni laporan kolonial, arsip kolonial, foto, koran-koran lama, buku dan artikel jurnal yang membahas tema pengalihan kepemilikan tanah pusako tinggi; 2) kemudian kritik sumber; 3) interpretasi atau analisis data menggunakan metode interaktif, dimana proses selektif dan analisis data sudah dilakukan sejak pengumpulan sumber data penelitian; 4) terakhir historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalihan tanah pusako tinggi oleh kolonialis Hindia Belanda dilakukan dengan jual beli dan ganti rugi. Ganti rugi terhadap tanah pusako tinggi di Nagari Taluak IV Suku ini merupakan ganti rugi dengan biaya terbesar kedua pada pembangunan proyek rel kereta api tersebut. Pengalihan tanah pusako tinggi menjadi rel kereta api membawa perubahan besar dengan masuknya ide-ide modernisasi pada masyarakat Minangkabau, mulai dari pakaian, tempat tinggal, transportasi, keragaman demografi, dan lain sebagainya. Di sisi lain, kekuatan adat masyarakat tradisional dalam kepemilikan pusako tinggi mulai melemah.

Kata kunci: Strategi, Hindia Belanda, Kereta Api, Pusako Tinggi, Pantai Barat Sumatera.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/mozaik.v14i2.67678

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Flag Counter

 

Web Analytics View My Stats Mozaik