Pengaruh pemberian air kelapa terhadap denyut nadi pemulihan paska berolahraga

Akhyar Padhli Nasution

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa terhadap denyut nadi pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik. Penelitian ini menggunakan  desain quasi experiment dengan  rancangan pretest post tes control group design Subjek penelitian ini adalah Subjek penelitian ini adalah 10 orang laki-laki bukan atlet, berusia 16–20 tahun yang tidak sedang cedera atau perawatan Dokter, tidak mengonsumsi suplemen sumber vitamin dan mineral atau suplemen yang berfungsi sebagai pembangkit tenaga sekama penelitian berlangsung dan bersedia mengikuti penelitian. Hasil pemeriksaan denyut nadi pemulihan kelompok control menunjukkan nilai rata-rata denyut nadi pre testnya 140/menit. Sedangkan post tesnya menunjukkan nilai rata-rata denyut nadi pemulihan sebesar 156/menit. Sehingga dapat disimpulkan tidak ada pengaruh pemberian air mineral terhadap denyut nadi pemulihan setelah melakukan aktifitas fisik. Dengan mengonsumsi air kelapa sebanyak 350 mL 30 menit sebelum melakukan aktivitas fisik dapat mempercepat menurunkan denyut nadi pemulihannya.

 

The effect of coconut water consumption on the post exercise recovery heart rate

 

Abstract

This study aims to determine the effect of giving coconut water to the recovery pulse after physical activity. This study used a quasi experiment design with a pretest post test control group design. The subjects of this study were 10 subjects who were not athletes, aged 16-20 years who were not injured or treated by a doctor, did not take supplements of sources of vitamins and minerals. Or supplements that function as power plants as long as the research takes place and are willing to take part in the research. The results of the examination of the pulse recovery control group showed an average value of the pre-test pulse 140 / minute. While the post test shows the average recovery pulse rate of 156 / minute. So it can be concluded that there is no effect of giving mineral water to the recovery pulse after physical activity. By consuming 350 mL of coconut water 30 minutes before doing physical activity can accelerate the rate of recovery pulse.


Keywords


air kelapa; denyut nadi; pemulihan paska olahraga; coconut water; recovery pulse; physical activity; supplements

Full Text:

PDF

References


Alfiyana, L., & Murbawani, E. A. (2012). Pengaruh pemberian air kelapa terhadap kebugaran atlet sepak bola (Doctoral dissertation, Diponegoro University).

Alim, A. (2012). Persepsi atlet terhadap kebutuhan cairan (hidrasi) saat latihan fisik dan recovery pada unit kegiatan mahasiswa olahraga Universitas Negeri Yogyakarta. Skripsi). Yogyakarta: Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta.

Andani, S. A., & Widyastuti, N. (2016). Pengaruh pemberian jus jeruk manis (citrus sinensis) terhadap nilai vo2max atlet sepak bola di gendut dony training camp (gdtc) salatiga (Doctoral dissertation, Universitas Diponegoro).

Andriani, R., & Isnaini Herawati, S. (2016). Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh Dan Aktivitas Fisik Dengan Volume Oksigen Maksimum (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Bangun, S. Y. (2016). Peran pendidikan jasmani dan olahraga pada lembaga pendidikan di Indonesia. Publikasi Pendidikan, 6(3).

Cooper. 1983. Tingkat kesegaran jasmani (the physical fitnees). Amerika Serikat. Harvard University Press.

Ginting, S. B. (2016). Pengaruh pemberian tomat terhadap denyut nadi pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik maksimal pada siswa SMA Deli murni bandar baru (Doctoral dissertation, UNIMED).

Hanifati, C. R. (2015). Pengaruh Minuman Kopi Minim Kafein Terhadap Vo2max dan Pemulihan Denyut Nadi Setelah melakukan Treadmill.

Hatta, M., Susanto, H., & Rahfilludin, M. Z. (2016). Perbandingan pemberian air kelapa muda (cocos nucifera l) dengan isotonik terhadap denyut nadi dan VO2maks atlet remaja. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 4(2), 71-81.

Hausswirth, Christope. (2013). Recovery for Performance in Sport.

Howley, E.T. dan Franks, B.D. (1992). Health Fitness Instruktor’s Handbook. South Australia: Kinetics Publisher.Inc.

Krisnawati, D., Pradigdo, S. F., & Kartini, A. (2011). Efek Cairan Rehidrasi terhadap Denyut Nadi, Tekanan Darah dan Lama Periode Pemulihan. Media Ilmu Keolahragaan Indonesia, 1(2).

Lubis, R. F., & Siregar, N. S. (2017). Pengaruh Pemberian Semangka Terhadap Denyut Nadi Pemulihan Setelah Melakukan Aktivitas Fisik. Sains Olahraga: Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan, 1(1).

Nasution, C. D. Perbedaan Kesanggupan Berolahraga dan Masa Pemulihan Antara Mahasiswa Perokok dengan Bukan Perokok Saat Latihan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Perbedaan Kesanggupan Berolahraga dan Masa Pemulihan Antara Mahasiswa Perokok dengan Bukan Perokok Saat Latihan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

Nugraha, C., Rosidi, A., & Ulvie, Y. N. S. (2016). Pengaruh Minuman Isotonik Terhadap Deyut Nadi pada Atlet Sepak Bola di Sekolah Sepak Bola (SSB) Persisac Kota Semarang. Jurnal Gizi, 5(2).

Palar, C. M., Wongkar, D., & Ticoalu, S. H. (2015). Manfaat latihan olahraga aerobik terhadap kebugaran fisik manusia. Jurnal e-Biomedik, 3(1).

Reddy, P., lakshmiM, 2003. Coconut water properties, uses, and nutritional benefits in health and disease review. Journal of current clinical medicine and laboratory biochemistry, 10(2):11-21.

Rismawati, L. H., Damayanti, I., & Imanudin, I. (2018). Perbandingan Pengaruh Pemberian Jus Semangka dan Minuman Isotonik terhadap Status Hidrasi Atlet Futsal. Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan, 3(1), 67-75.

Safitri, I., & Dieny, F. F. (2015). Pengaruh Sari Umbi Bit (Beta Vulagaris) Terhadap Vo2max Atlet Sepak Bola (Doctoral dissertation, Diponegoro University).

Simon, R. (2006). Perbandingan Tingkat Kebugaran Jasmani Berdasarkan VO2Max Antara Anak Tuna Grahita Ringan dengan Anak Normal Tingkat Pendidikan SLTP. Laporan Penelitian, 160-181.

Suharjana, F. (2013). Kebugaran Kardiorespirasi dan Indek Masa Tubuh Mahasiswa KKN-PPL PGSD Penjas FIK UNY Kampus Wates Tahun 2012. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 9(2).

Suharjana, F., & Purwanto, H. (2008). Kebugaran Jasmani Mahasiswa D II PGSD Penjas FIK UNY. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 5(2).

Sukadiyanto dan Dangsina Muluk. 2011. Melatih Fisik. Bandung: PT. Lubug Agung.

Sumosardjuno, S. (1989). Petunjuk Praktis Kesehatan Olahraga. Jakarta: Karya Grafita Utama

Tih, F. T. F., Pramono, H., Hasianna, S. T., Naryanto, E. T., Haryono, A. G., & Rachman, O. (2017). Efek konsumsi air kelapa (Cocos nucifera) terhadap ketahanan berolahraga selama latihan lari pada laki-laki dewasa bukan atlet. Global Medical & Health Communication, 5(1), 33-38.

Widiastuti IAE, et al. Perbandingan efek pemberian air kelapa muda dan air putih terhadap kecepatan pemulihan denyut nadi pada pemain futsal. J FK UNRAM. 2013; 1 (3); 19-25.

Wisahati, A. S., & Santosa, T. (2010). Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Pusat Perbukuan Kementrian Pendidikan, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.21831/jorpres.v16i1.24665

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JORPRES (Jurnal Olahraga Prestasi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

  

 

Flag Counter

Jorpres Stats