PERAN MANAJEMEN PEMBINAAN TERHADAP PRESTASI BULUTANGKIS
Agus Supriyanto, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, Indonesia
Sania Agusta, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, Indonesia
Agung Nugroho, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh manajemen pembinaan terhadap prestasi bulutangkis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei, teknik pengambilan data menggunakan angket. Subyek penelitian ini menggunakann purposive sampling dengan kriteria yang digunakan untuk pengurus/pelatih adalah yang mengetahui sistem menejemen pembinaan prestasi di klub, sedangkan untuk atlet adalah atlet yang berusia 10-15 tahun, atlet yang pernah mengikuti pertandingan dan atlet yang sudah berlatih minimal 1 tahun. Jumlah objek manajemen pengurus/pelatih Jaya Raya Satria berjumlah 13 orang, atlet Jaya Raya Satria berjumlah 11 orang total sampel dari penelitian adalah 24 orang. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif yang disajikan dalam bentuk persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peran manajemen pembinaan prestasi olahraga bulutangkis di Klub Jaya Raya Satria berada pada kategori “sangat baik” sebesar 4,17%, kategori “baik” sebesar 29,17%, kategori “sedang” sebesar 37,50%, kategori “kurang” sebesar 16,67%, kategori “sangat kurang” sebesar 12,67%.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Depdiknas. (2000). Pendidikan Jasmani.
Jakarta: Balai Pustaka.
Harsono. (1988). Coaching Dan Aspek-Aspek Psikologis Dalam Coaching. Jakarta: CV. Tambak Kusuma.
Irham, F. (2012). Manajemen. Bandung: Alfabeta.
Jones. (2004). Manajemen edisi Terjemahan Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Prenhallindo.
KONI. (1997). Pedoman Pembentukan dan Pembinaan Klub Olahraga. Jakarta: KONI Pusat.
Lutan, R. (1992). Manusia dan Olahraga. Bandung: ITB dan FPOK UPI.
Mansoer, H. 1989. Pengantar Manajemen. Jakarta: Depdikbud
Menpora. (1999). Pedoman Pembibitan dan Prestasi Olahraga. Jakarta : Kantor Menpora.
Mustari, M., & Rahman, M. T. (2012). Pengantar Metode Penelitian. Yogyakarta: Laksbang Pressindo.
Nasution, H. F. (2016). Instrumen Penelitian Dan Urgensinya Dalam Penelitian Kuantitatif. Al Masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Keislaman, 4(1), 59-75
Pasau, M. A. (2012). Pertumbuhan dan Perkembangan Fisik Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Makassar: Badan Penerbit UNM.
Richard L. Daft. (2010). Era Baru Manajemen Buku Satu, Edisi 9. Jakarta: Salemba Empat.
Saifuddin, A. (2016). Tes Pengukuran Prestasi Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Sajoto, M. (1988). PembinaanKondisi Fisik Dalam Olahraga. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sajoto, M. (1995). Pembinaan Kondisi Fisik Dalam Olahraga. Depdikbud Dirjen Dikti PPLPTK. Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Sugiyanto. (1996). Perkembangan dan Belajar Motorik. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sukadiyanto. (2005). Pengantar Teori Metodologi Melatih Fisik. Yogyakarta:. Fakultas Ilmu Keloahragaan.
Sulistiono. (2018). Analisis Manajemen Pembinaan Prestasi Pencak Silat Di Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.
Zellatifanny, C. M., & Mudjiyanto, B. (2018). Tipe Penelitian Deskripsi Dalam Ilmu Komunikasi. Diakom: Jurnal Media Dan Komunikasi, 1(2), 83-90
DOI: https://doi.org/10.21831/majora.v29i1.64495
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 MAJORA: Majalah Ilmiah Olahraga
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
MAJORA: Majalah Ilmiah Olahraga is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.